Waspadai Penyakit Kawasaki Pada Anak

Waspadai Penyakit Kawasaki Pada Anak – Ayah bunda mesti curiga seandainya si kecil mengalami panas tinggi selama 5 hari, mata merah, bibir pecah, dan terdapat ruam terhadap kulitnya. Ini salah satu tanda anak menderita penyakit Kawasaki. Jikalau tak ditangani dengan cepat, bisa menyebabkan serangan jantung, bahkan kematian.

waspadai-penyakit-kawasaki-pada-anak

Penyakit Kawasaki, atau sindrom kelenjar getah bening mukokutaneus (mucocutaneous lymphnode syndrome), ialah penyakit langka terhadap anak-anak yg mempengaruhi pembuluh darah. Rata-rata menyerang anak kurang dari usia 5 tahun.

Penyebab penyakit yg pertama kali ditemukan oleh dokter spesialis anak di Jepang, Tomisaku Kawasaki, ini belum diketahui secara pasti. Ada yg berpendapat reaksi badan akibat infeksi virus atau bakteri, serta genetika dari etnis tertentu.

Karena penyebabnya belum didapati secara pasti, cara pencegahannya pula belum dapat ditentukan. Rata-rata penyakit ini menyerang anak keturunan Jepang dan Korea, walau ditemukan juga terhadap anak dari etnis lain.

Walaupun tak menular, ini merupakan penyakit serius. Gejala awalnya sering mengelabui. Gejalanya serupa dengan penyakit campak, alergi obat, atau gondongan. Adapun pertanda penyakit Kawasaki, seperti dilansir dari page Kidshealth, muncul dengan cara bertahap.

  • Tahap pertama diawali bersama demam tinggi sampai mencapai 40 derajat minimal selama 5 hari, mata merah terhadap mata kiri dan kanan, bibir kering dan pecah, lidah dan mulut memerah pada( lidah dinamakan “strawberry tongue”), ruam terhadap kulit pada berbagai wujud (polymorph), tapak tangan dan kaki berwarna merah dan bengkak, serta berlangsung pembesaran kelenjar getah bening terhadap salah satu sisi leher.
  • Tahap kedua kurang lebih 2 pekan sejak timbulnya pertanda di atas. Sesudah demam menurun, kulit jari tangan dan kaki mengelupas.

Apa yg mesti dilakukan kalau buah hati mengalami gejala penyakit Kawasaki? orang tua sebaiknya cepat berkonsultasi ke dokter jantung, lakukan sensor laboratorium, dan menjalani pengobatan intensif.

Penanganan yg cepat kurang dari 7 hari bisa mengurangi risiko komplikasi terhadap jantung. Sebab, faktor yg paling ditakuti dari penyakit Kawasaki yakni komplikasi jantung, yaitu adanya penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah yg menuju jantung, yg sanggup menyebabkan kematian.

Facebook Comments