Potensi Kenaikan Kasus Penyakit TBC Cukup Tinggi

Potensi Kenaikan Kasus Penyakit TBC Cukup Tinggi

Banyak penderita tuberculosis yg belum terdata di Kota Cimahi. Sebab itu, target pendataan ditingkatkan buat mencapai prevalensi kasus tepat jumlah masyarakat yang merupakan upaya pengentasan kasus TBC.

“Target kerja¬† tahun 2016 terutama membantu Pemkot Cimahi mendata terduga TBC. Peringkat Indonesia pada kasus TBC dari semula keempat naik menjadi kedua secara internasional, sehingga potensi kenaikan kasus TBC di masyarakat sangat tinggi,” tutur Zakaria, Ketua Persatuan Pemberantas Tuberculosis Indonesia Kota Cimahi, pada Musyawarah Kerja PPTI Cimahi, di Aula Gedung B Kompleks Pemkot Cimahi, Jalan Rd Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi, Senin (29/2/2016).

Terhadap 2015, angka prevalensi kasus TBC di Kota Cimahi mencapai 107 kasus per 100.000 jiwa penduduk. Buat tahun ini, angka prevalensi meningkat menjadi 252 kasus per 100.000 jiwa penduduk.

“Dengan target lama saja, cakupan pendataan baru bisa mencapai sekitar 70 persen, kalau target dua kali lipat maka tugas untuk menjangkau kasus TBC baru harus kerja keras,” ucapnya.

Menurut Zakaria, penduduk masih memberi stigma negatif terhadap penyakit TBC. “Dianggapnya penyakit orang tidak mampu. Atau melihat kasus batuk menahun dianggap biasa. Padahal perlu penanganan,” katanya.

Para penderita TBC yg belum terdata mesti ditemukan. “Jadi sebetulnya kalau kita menemukan lebih banyak penderita TB dan sesuai target itu akan lebih baik karena mereka perlu ditangani secara medis. Karena penyakit ini menular, setiap penderita TB bisa menyebarkan kepada 10 hingga 15 orang di sekitarnya,” pungkas Zakaria.

Facebook Comments