Fakta Fakta Tentang TB Di Indonesia

sembuhkan tb

Tuberkulosis (TB) masih menjadi penyakit yang harus diwaspadai di Indonesia. Data yang dimiliki Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa prevalensi TB di Indonesia pada 2013 ialah 297 per 100.000 penduduk dengan kasus baru setiap tahun mencapai 460.000 kasus.

Selain itu, tahukah Anda bahwa Indonesia termasuk dalam negara dengan pengidap TB terbanyak di dunia?

Berikut fakta-faktanya :

Indonesia Peringkat 4 Negara Pengidap TB Terbanyak

WHO menyebutkan bahwa tahun 2012 saja ada 8,6 juta orang pengidap TB dan 1,3 juta di antaranya meninggal. Indonesia pun termasuk ke dalam daftar negara dengan pengidap TB terbanyak di dunia. Saat ini, jumlah negara penduduk terbanyak dunia adalah Tiongkok, India, Brasil dan Indonesia. Karena jumlah penduduk banyak, otomatis jumlah kasus TB nya pun banyak.

Tiap 1 Jam, Ada 83 Kasus TB Baru di Indonesia

dr M. Arifin Nawas, SpP(K), MARS. Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengungkapkan bahwa prevalensi kasus TB di Indonesia per tahun 2012 mencapai 730 ribu per tahun atau berarti menjadi 83 kasus baru per jam.

Masih Ada yang Anggap TB Penyakit Kiriman

dr Windi Yuliarini sebagai dokter umum Puskesmas Moro si Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, bercerita misalnya tentang penyakit tuberkulosis (TB). Banyak warga masih berpikiran bahwa TB yang salah satu gejalanya batuk berdarah adalah ‘kiriman’ orang lain

Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan Profesor Dr dr Nila Moeloek, SpM(K), yang juga berkesempatan mengunjungi Puskesmas Moro memberikan komentarnya. Ia membenarkan bahwa kepercayaan tradisional tersebut memang sulit untuk diberantas, terutama di daerah.

Rutan Penuh, Kasus TB di Lapas Meningkat

Menurut catatan World Health Organization (WHO) 2014, prevalansi TB di rutan dan lapas Indonesia bisa mencapai 11 hingga 81 kali lebih besar dari populasi umum. Pada tahun 2012 terdapat 1,9 persen populasi masyarakat rutan Indonesia terinfeksi TB, kemudian meningkat menjadi 4,3 persen tahun 2013, dan menjadi 4,7 persen pada tahun 2014.

Dirjen Bina Kesehatan dan Perawatan Narapidana Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Nugroho, mengatakan alasan banyaknya penyebaran TB di lingkungan rutan dan lapas adalah karena fasilitas yang kurang memadai. Terdapat 463 rutan di Indonesia yang berkapasitas 105 ribu orang namun rata-rata diisi sampai 160 ribu orang.

Pasien TB Tak Diobati, Berisiko Tularkan Kuman Super

MDR-TB merupakan sejenis infeksi TB, disebabkan oleh kuman yang sudah kebal terhadap beberapa jenis obat TB. Pengobatannya berbeda dengan TB biasa, buruh waktu 19-24 bulan dan membutuhkan biaya yang jauh lebih mahal. Namun sebenarnya, tetap bisa sembuh asal diobati.

Berbagai faktor tersebut membuat penanggulangan TB tidak pernah bisa optimal. Ketika seorang pasien tidak berobat, apalagi juga termasuk kategori MDR-TB, maka kuman yang ada dalam tubuhnya sangat berisiko menyebar lewat droplet atau bercak dahak yang keluar saat batuk.

Begitulah fakta fakta tentang TB di Indonesia yang telah admin Penyakit TBC Kelenjar rangkum dari health.detik.com . Semoga bermanfaat !

Facebook Comments