Kesehatan

Cara Menanggulangi Penyakit TBC

Ilustrasi-Penyebaran-TbcCara Menanggulangi Penyakit TBC dengan cara si penderita TB harus menjalani pengobatan dengan obat anti TB (OAT) yang telah ditentukan oleh tenaga medis. Terapi TB tahap awal biasanya menggunakan kombinasi 4 jenis obat (rifampisin, isoniazid, ethambutol, pirazinamid atau streptomisin) dan diberikan selama 6 bulan; pada beberapa kasus, pengobatan dapat berlangsung lebih lama. Penyakit TB harus diobati minimal dengan dua jenis OAT untuk mencegah terjadinya resistensi. Selain itu, bila obat tidak dikonsumsi secara teratur atau tidak habis diminum sesuai regimen pengobatan, resistensi obat dapat terjadi dan hal ini akan menyulitkan penyembuhan.

Durasi dan regimen pemberian obat disesuaikan dengan kondisi pasien, tingkat keparahan penyakit, dan ada tidaknya resistensi bakteri. Bila pasien TB juga menderita AIDS, diperlukan pemeriksaan kadar CD4 terlebih dahulu. Pasien tersebut diterapi minimal 6 bulan dan respon terapi harus dimonitor secara ketat. Wanita hamil, bayi dan anak dibawah umur 4 tahun harus segera menjalani pengobatan bila diagnosis TB telah ditegakkan. Bayi dan anak dengan TB yang sudah menyebar dan berat (TB milier), TB tulang, atau TB meningitis harus mendapatkan terapi dengan durasi sekitar satu tahun. Sedangkan TB dengan MDR (Multi-drug resistance; MDR-TB) memerlukan pengobatan yang lebih lama lagi.

Akan tetapi, dalam proses pengobatan terkadang dijumpai kendala yang dapat menghambat kesembuhan pasien. Putus berobat menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan. Bagi pasien, hal tersebut menyebabkan gagalnya pengobatan. Sedangkan bagi tenaga kesehatan, hal tersebut menyebabkan resistensi terhadap obat yang diberikan sehingga menyulitkan terapi ke depannya. Penderita TB dengan demikian harus mendapat dukungan emosional untuk membantu proses penyembuhan. Pengawas minum obat biasanya diperlukan dan dapat dipilih anggota keluarga pasien sendiri yang disegani, paramedis, atau sukarelawan.

Masalah lain yang prevalensinya sedang meningkat ialah MDR-TB dimana kuman TB resisten terhadap obat isoniazid dan rifampicin yang merupakan dua obat paling ampuh. Infeksi HIV juga berperan dalam terjadinya MDR-TB. Selain itu, juga diestimasi bahwa masih banyak kasus MDR-TB yang belum ditangani semestinya. Pasien dengan MDR-TB biasanya dirujuk ke dokter spesialis paru.

Itulah kawan penjelasan tentang bagaimana cara menanggulangi pasien dengan penyakit TBC. Semoga artikel ini bermanfaat ya, dan jangan lupa untuk berkunjung kembali di website Penyakit TBC Kelenjar lain waktu 😉

26 Mar 2015

Ciri Ciri TBC Kelenjar

tbcTerimakasih telah berkunjung di website Penyakit TBC Kelenjar. Tidak semua orang mengetahui tentang TBC Kelenjar. Jika mendengar kata TBC dalam benak kita yang terpikir adalah penyakit yang menyerang paru-paru. Ternyata TBC juga menyerang kelenjar terutama kelenjar getah bening, maka disebut TBC Kelenjar. Agar kita lebih tahu lagi tentang TBC Kelenjar, mari ketahui bersama apa saja Ciri Ciri TBC Kelenjar ?

Ciri Ciri Penyakit TBC Kelenjar

  • Gejala awal yang terjadi adalah meningkatnya suhu badan/demam tinggi yang berkepanjangan.
  • Mengalami batuk yang gejalanya sering dan berulang-ulang sehingga tidak nyaman dan nafsu makan berkurang.
  • Munculnya benjolan-benjolan yang terjadi pada bagian yang mengalami gangguan kelenjar seperti leher, sela paha, serta ketiak.
  • Benjolan yang terjadi suatu saat akan mengelopak yang mengakibatkan hari demi hari kondisinya semakin memburuk dan merusak tubuh.
  • Setelah itu penderita akan mengalami pecahnya benjolan kelenjar yang terjadi pada bagian tertentu misalnya leher, benjolan yang pecah akan mengeluarkan cairan seperti nanah yang kotor.
  • Selain itu apabila tidak segera diobati, kelenjar getah bening akan mengalami Luka pada “Scropulosderma” yang penyembuhannya akan sangat lama, selain itu bila sembuhpun akan terlihat buruk. Tepi luka abscess Scropuloderma biasanya tidak rata, tidak mengeluarkan bau, dan tepinya agak cekung ke dalam.

Nah itulah sobat ciri ciri dari TBC Kelenjar, semoga bermanfaat ya 🙂

Tambahan lagi, untuk mengatasi penyakit TBC Kelenjar secara aman dan alami bisa dengan konsumsi QnC Jelly Gamat. Silahkan cek produknya >> KLIK DISINI !!! << atau bisa juga dengan Klik Gambar produk di bawah ini !

23 Mar 2015