1

Suara Serak Banyak Penyebabnya

Suara Serak Banyak Penyebabnya

Pernah mengalami suara serak? Suara serak ini salah satunya diakibatkan oleh kendala terhadap pita suara. Penyebab kendala itu mampu bermacam-macam. Seperti yg di sampaikan dr Rangga R Syarif Sp Tht, KL, Mkes, dokter spesialis THT, bedah kepala & leher di RS TMC Tasik.

“Diantara penyebabnya yakni karena infeksi atau noninfeksi. Jika karena infeksi biasanya ada gejala lain seperti adanya rasa nyeri, kemudian warna dinding pita suara kemerahan atau juga ada lendir dan biasanya diawali dengan demam,” tutur dokter yang juga bertugas di RSUD dokter Soekarjo Tasikmalaya ini.

Baca juga : 4 Penyakit Ini Diprediksi Bakal Mewabah di Tahun 2016

Suara serak, kata beliau, bisa pula dikarenakan penyebab yg spesifik seperti karena penyakit TBC. Terhadap penyakit itu bakteri di paru-paru naik ke atas sampai pita suara. Sedangkan dikarenakan nonspesifik merupakan sebab kuman di tenggorokan berkembang lebih banyak. Selain itu mampu dikarenakan adanya tumor jinak/ganas atau terjadinya benjolan di pita suara & lantaran pembesaran kelenjar getah bening.

“Jadi sesungguhnya banyak hal yang bisa menyebabkan terjadinya suara serak akibat gangguan pada pita suara. Seperti sebab nonspesifik juga pita suara dapat terganggu akibat stroke atau juga bisa karena faktor trauma,” jelasnya.

Suara serak pun, tambah dirinya, dapat disebabkan lantaran terbentuknya sebuah nodul atau benjolan terhadap pita suara yg disebabkan terlalu banyak berbicara atau terlalu banyak suara yg difungsikan. Nodul ini dapat berlangsung kepada satu orang penyiar atau penyanyi yg memanfaatkan suaranya tanpa istirahat. “Karena terlalu sering berbicara atau dipakai suaranya tanpa istirahat dan jeda maka akan terjadi benjolan. Benjolan ini bisa membuat suara menjadi serak,” jelasnya.

Selain itu, kata beliau, suara serak serta dapat disebabkan lantaran paparan asam lambung. Dalam medis dikenal dgn istilah LPR atau laryngopharyngeal reflux. LPR ini ialah terjadinya aliran balik dari lambung ke laring faring & upper aerodigestive tract. “Jadi LPR ini karena naiknya asam lambung hingga ke pita suara dan tenggorokan. Jika terlalu sering berulang asam lambung ini naik maka terjadi iritasi pada pita suara,” tuturnya.

Dikarenakan banyak hal yg mengakibatkan suara serak, sehingga buat memastikannya butuh diperiksa oleh tenaga medis buat tentukan penyebab utamanya. Selain buat mengetahui penyebab penting, pemeriksaan serta supaya langsung ada penanganan.

Pemeriksaannya dilakukan dalam sekian banyak step. Mulai dari anamnesis atau wawancara bersama pasien terkait riwayat medisnya sampai pemeriksaan fisik yang merupakan penguat juga pemeriksaan penunjang seperti rontgen.

18 Jan 2016

Rambut di Tubuh Bisa Menggambarkan Kondisi Kesehatan Anda

Rambut di Tubuh Bisa Menggambarkan Kondisi Kesehatan Anda

Obat TBC Kelenjar – Rambut tumbuh atau rontok dengan cara berlebihan, atau ada rambut yg tumbuh si tempat-tempat yg tak mestinya, yakni gejala yg tak sanggup Kamu abaikan. Sanggup menjadi Kamu mengalami ketidakseimbangan hormon atau bahkan tumor.

1. Warisan genetik

Jumlah rambut yg menyelimuti badan Kamu mampu bergantung terhadap etnis Kamu. Rambut-rambut halus yg menutupi badan dinamakan vellus. Rambut yg lebih panjang, kasar, berpigmen & bersama diameter lebih agung dinamakan rambut terminal, adanya di alis, bulu mata, kulit kepala, dagu, ketiak & kemaluan Kamu

“Ada spektrum normal utk masing-masing etnis, tetapi etnis yg tidak sama mempunyai jumlah rambut terminal yg tidak sama juga,” kata Margaret E. Wierman, MD, profesor kedokteran di University of Colorado Medical Center di Denver & kepala endokrinologi di Denver Veterans Administration Medical Center.

Etnis bersama jumlah rambut terminal paling sedikit merupakan Asia, sedangkan beberapa orang dari Hispanik & Timur Tengah mempunyai rambut terminal paling tidak sedikit. Etnis yang lain, ada di antaranya. Menjadi apa yg dinamakan normal, berbeda-beda tergantung etinis Kamu.

2. Kamu mungkin saja mempunyai masalah autoimun

Ini jarang berjalan, namun system kekebalan badan sanggup mengaktifkan folikel rambut Kamu. Akhirnya, Kamu mampu kehilangan rambut di bagian-bagian-bagian yg aneh, contohnya kehilangan rambut di satu bidang kepala dgn wujud melingkar (dinamakan alopecia areata); kehilangan seluruhnya rambut Kamu kepada kulit kepala Kamu (alopecia totalis); atau kehilangan seluruh rambut di badan Kamu, termasuk juga kepala, alis & bulu mata (universalis alopecia). Keadaan ini rata-rata diobati bersama terapi steroid sistemik, & rambut dapat tumbuh kembali-meskipun tak senantiasa bersi kukuh lama.

3. Hormon tak seimbang

Peningkatan jumlah rambut yg mendadak kepada perempuan tidak jarang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, yg sebenarnya dengan cara alami hadir dialami laki laki & perempuan dalam jumlah yg berlainan. Kalau kadar homon testosteron Kamu melonjak, contohnya, tumbullah rambut berlebih seperti terhadap laki-laki.

“Ini dinamakan hirsutisme-kondisi pertumbuhan seperti pria-tapi berlangsung kepada perempuan,” kata Wierman. Itu artinya, di dada, perut, dagu & bahwa hidung Kamu dapat tumbuh rambut.

Sedangkan terhadap laki laki, kehilangan rambut maka botak, pula disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Tepatnya, kadar testoteron turun drastis. Dikala kadar estrogen menurun tatkala menopause, akibatnya hormon testosteron meningkat. Tidak Sedikit perempuan menemukan rambut di kepala mereka menipis, sementara rambut wajah mereka jadi kasar. Atau ada rambut bandel yg tiba-tiba muncul di dagu.

4. Ovarium Kamu bisa jadi butuh diperiksa

“Jika hirsutisme disertai dgn menstruasi yg tak rutin, bisa jadi gede ada masalah sistemik di badan Kamu,” kata Wierman. Penyebab paling umum merupakan sindrom ovarium polikistik, yg ditandai bersama pembesaran ovarium yg berisi koleksi mungil cairan, yg dinamakan folikel. Ke-2 penyebab paling bisa jadi yakni obesitas, yg bisa juga timbul bersamaan dgn sindrom ovarium polikistik.

5. Kamu barangkali mempunyai tumor

“Jika hirsutisme datang teramat tiba-tiba, katakanlah berlangsung selagi enam bln penuh & hasil DHEAS tinggi (tes darah bakal mengungkapkan jumlah hormon estrogen & testoren) yg teramat tinggi, Kamu bisa jadi mempunyai tumor,” terang Wierman.

Tumor itu menyebabkan melepaskan hormon laki laki, maka rambut Kamu tumbuh serta-merta di tempat-tempat yg tak wajar. Dalam kasus ini, bisa saja tumor ada di kelenjar adrenal atau ovarium-keduanya bisa saja. Ini keadaan yg tak umum, tetapi Kamu dapat minta dokter buat memeriksanya.

6. Kamu barangkali kekurangan zat besi atau tiroid kurang aktif

Rambut Kamu mempunyai siklus hidup. Sekian Banyak orang condong mengalami kerontokan di periode yg udaranya dingin. Yg yang lain mengalami kerontokan di masa kemarau. Namun rambut rontok di luar jadwal & seandainya sifatnya tersebar, bisa jadi itu berarti Kamu kekurangan zat besi atau tiroid Kamu kurang aktif.

Vegetarian & perempuan dgn musim menstruasi yg berat, condong mengalaminya. Sensor TSH atau thyroid-stimulating hormone barangkali butuh dilakukan. Perubahan mendadak kadar estrogen contohnya sesudah kehamilan atau mogok memakai pil KB,pun akan menyebabkan kerontokan rambut sementara.

7. Kamu miliki tradisi jelek

Sekian Banyak obat-obatan mampu meninggalkan jejak yg bakal terdeteksi di rambut Kamu tatkala bertahun-tahun, bahkan seabad sesudah Kamu menggunakannya. Jejak morfin sempat ditemukan di rambut penyair Inggris John Keats, 165 thn sesudah kematiannya. Beliau memanfaatkan morfin utk menghilangkan rasa sakit sebab TBC.

21 Nov 2015

Menularkah TB Kelenjar ?

tbc kelenjarTidak sedikit yg mengira bahwa bakteri penyebab penyakit tuberculosis (TB) cuma menyerang paru-paru saja. Nyata-nyatanya bakteri TB dapat menyerang sektor badan yang lain dan beberapa orang juga suka kebingungan apakah penyakit di bidang lain ini tetap gampang menular.

Tidak hanya di paru-paru, bakteri TB dikatakan oleh dokter biasanya pun menyerang kelenjar getah bening terutama terhadap anak. Bila telah begitu orangtua juga dapat menjadi bingung atau malah khawatir anaknya dicap sebagai sumber penularan penyakit.

Untuk kasus TB yg menyerang getah bening orang tua tidak perlu terlalu khawatir. Jikalau di paru-paru bakteri mampu menular melalui butiran liur tetapi jika TB ada di getah bening penularannya lebih rumit dari itu.

Fakta pertama penularan TB itu tidak ada yg dari anak ke dewasa. Jikalau TB-nya terbatas kepada kelenjar, paru-parunya bersih dan dahaknya tidak ada kuman, memang dari dewasa ke anak mampu menular namun perihal penularannya kecil sekali. Seandainya anak ke anak lain lebih aman lagi.

Kuman TB mampu masuk ke saluran pernapasan dan menyerang paru-paru, namun terhadap anak rata-rata kuman lebih sering menyerang kelenjar getah bening yg ada di leher.

Itu yg kita sebut TB kompleks primer. Dalam perihal pengobatan dirinya mesti diobati tetapi seandainya untuk sekolah enggak mesti takut (menularkan penyakit -red).

08 Sep 2015

Penyakit Yang Menyebabkan Stigma Pada Penderitanya

stigma

Penyakit TBC adalah salah satu penyakit yang menyebabkan stigma pada penderitanya, termasuk juga tenaga kesehatan apabila tertular penyakit ini. TB dinamakan juga sebagai penyakit menular ke-2 sesudah malaria, dari 10 besar penyakit menular di NTT. Isu mutlak penyakit TB kala ini terkait kasus MDR-TB (Multi Drug Resistance- Tubercolusis atau TB). MDR-TB ialah sebuah kondisi resistensi seseorang pada pengobatan TBC penting (INH dan Rifampisin).

Seluruh orang bisa tertular MDR-TB, termasuk juga tenaga kesehatan MDR-TB, dinamakan juga sebagai salah satu penyebab penularan penyakit TB kepada tenaga kesehatan. MDR-TB terjadi dikarenakan seseorang penderita TB tak mendapati pengobatan standar tepat rekomendasi WHO dan mekanisme alamiah tubuhnya. Akibat kondisi ini yakni penularan TB konsisten berjalan dan kasus kematian lantaran TB meningkat. Oleh lantaran itu seseorang yg telah dicurigai MDR-TB butuh langsung diidentifikasi, didiagnosa dan memperoleh pengobatan MDR-TB. Pengobatan MDR-TB lebih kompleks dari TB primer, waktunya lebih lama, 18-24 bulan, kategori terapi meliputi obat suntik dan oral.

Kegagalan pengobatan TB tidak sedikit ditentukan oleh hal manusia. Pencegahan MDR-TB di NTT, yg telah dilakukan merupakan dengan penemuan dan pengobatan penderita baru TB BTA positif, peningkatan kapabilitas Sumber Daya Manusia, penyediaan logistik program TB, promosi program TB dan pencatatan-pelaporan.

Penyakit TB bisa disembuhkan, jikalau seorang patuh menjalani terapi. Manajemen penyakit TB meliputi manajemen medis dan manajemen psikososial. Manajemen medis memiliki protap (prosedur tetap) yg jelas. Manajemen psikososial ditujukan terhadap stigma dan isu-isu multi budaya, lebih mengakses dengan kesehatan jiwa dan penanganan kesehatan jiwa.

Stigma Orang yang Menderita Penyakit TB

Diagnosa dan terapi penyakit TB, berdampak terhadap kesehatan jiwa atau psikis dan sosial, berupa stigma. Stigma atau pemberian label terhadap seorang atau identitas menyimpang atau sebagai stereotipe negatif. Stigma ialah sebuah tabiat diskriminasi.

Sakit mental, sakit kusta, cacad fisik, epilepsi, obesitas, HIV-AIDs dan penyakit TB, memberi stigma buruk pada orang yg mengalaminya. Penelitian menunjukkan seseorang dalam grup stigma memiliki harga diri yg lebih rendah dari orang dalam grup non stigma. Stigma telah dikenal sejak era Yesus, seperti ceritera orang kusta dalam Alkitab yg disingkirkan dari penduduk. Oleh lantaran itu, stigma mesti dihilangkan dari penduduk, apapun sakit yg diderita seorang.

Tabiat seorang dipengaruhi oleh lingkungan dan hubungan bersama orang lain. Stigma diberi oleh lingkungan dalam hubungan bersama orang lain. Perilaku stigma terhadap seorang yg menderita sakit, sangat sering berasal dari beberapa orang yg sehari-hari berinteraksi dengannya. Menghilangkan stigma pertama-tama bisa dimulai dari beberapa orang ini. Dengan demikian stigma, ialah stressor yg berikan “double burden” bagi orang sakit.

Stressor lantaran stigma dalam jumlah, intensitas dan diwaktu lama, tidak dengan mekanisme koping yg adekuat (manajemen masalah dan pengaturan emosi), mengakibatkan tabiat menyimpang. Tabiat menyimpang atau tingkah laku tak sehat itu ditunjukkan antara lain dengan mencari pengobatan alternatif, sebuah pengobatan yg belum teruji kasiatnya dan atau menghindari pengobatan medis, yang kasiatnya sudah teruji.

04 Aug 2015

TBC Penyakit Menular Dan Mematikan

tbcPenyakit tbc disebabkan oleh berbagai strain mikobakteria, umumnya Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis biasanya menyerang paru-paru, namun juga bisa berdampak pada bagian tubuh lainnya. Tuberkulosis menyebar melalui udara ketika seseorang dengan infeksi TBC aktif batuk, bersin, atau menyebarkan butiran ludah mereka melalui udara.

Infeksi TBC umumnya bersifat asimtomatikdan laten. Namun hanya satu dari sepuluh kasus infeksi laten yang berkembang menjadi penyakit aktif. Bila Tuberkulosis tidak diobati maka lebih dari 50% orang yang terinfeksi bisa meninggal.

Gejala klasik infeksi TBC aktif yaitu batuk kronis dengan bercak darah sputum atau dahak, demam, berkeringat di malam hari, dan berat badan turun. (dahulu TBC disebut penyakit “konsumsi” karena orang-orang yang terinfeksi biasanya mengalami kemerosotan berat badan.)

Infeksi pada organ lain menimbulkan gejala yang bermacam-macam. Diagnosis TBC aktif bergantung pada hasil radiologi (biasanya melalui sinar-X dada) serta pemeriksaan mikroskopis dan pembuatan kultur mikrobiologis cairan tubuh.

Sementara itu, diagnosis TBC laten bergantung pada tes tuberkulin kulit/tuberculin skin test (TST) dan tes darah. Pengobatan sulit dilakukan dan memerlukan pemberian banyak macam antibiotik dalam jangka waktu lama. Orang-orang yang melakukan kontak juga harus menjalani tes penapisan dan diobati bila perlu. Resistensi antibiotik merupakan masalah yang bertambah besar pada infeksi tuberkulosis resisten multi-obat (TB MDR).

Untuk mencegah TBC, semua orang harus menjalani tes penapisan penyakit tersebut dan mendapatkan vaksinasi basil Calmette–Guérin. Para ahli percaya bahwa sepertiga populasi dunia telah terinfeksi oleh M. tuberculosis, dan infeksi baru terjadi dengan kecepatan satu orang per satu detik. Pada tahun 2007, diperkirakan ada 13,7 juta kasus kronis yang aktif di tingkat global.

Pada tahun 2010, diperkirakan terjadi pertambahan kasus baru sebanyak 8.8 juta kasus, dan 1,5 juta kematian yang mayoritas terjadi di negara berkembang. Angka mutlak kasus Tuberkulosis mulai menurun semenjak tahun 2006, sementara kasus baru mulai menurun sejak tahun 2002.

Tuberkulosis tidak tersebar secara merata di seluruh dunia. Dari populasi di berbagai negara di Asia dan Afrika yang melakukan tes tuberkulin, 80%-nya menunjukkan hasil positif, sementara di Amerika Serikat, hanya 5–10% saja yang menunjukkan hasil positif.

Masyarakat di dunia berkembang semakin banyak yang menderita Tuberkulosis karena kekebalan tubuh mereka yang lemah. Biasanya, mereka mengidap Tuberkulosis akibat terinfeksi virus HIV dan berkembang menjadi AIDS.  Pada tahun 1990-an Indonesia berada pada peringkat-3 dunia penderita TB, tetapi keadaan telah membaik dan pada tahun 2013 menjadi peringkat-5 dunia.

21 Apr 2015